8 Sistem Muskuloskeletal Manusia – Pengertian, Bagina dan Fungsinya Lengkap

Posted on

Sistem Muskuloskeletal Manusia dan Fungsinya

Sistem Muskuloskeletal Manusia dan Fungsinya – Mungkin sebagian orang belum terlalu sering mendengar istilah Muskuloskeletal. Namun, istilah ini dapat juga disebut dengan system lokomotor yang merupakan system organ yang akan memberikan kemampuan untuk bergerak dengan menggunakan otot dan system tulang pada manusia dan juga binatang.

Sistem Muskuloskeletal Manusia dan Fungsinya

System musculoskeletal mempunyai komponen utama yaitu tulang dan jaringan ikat yang mana terdiri dari 25% berat badan dan 50% terdiri dari otot yang berperan sebagai penyusun tubuh. System ini juga berfungsi sebagai penopang bentuk badan dan pergerakan tubuh manusia yang terdiri dari tulang, sendi, otot rangka, tendon, ligament, serta jaringan-jaringan khusus yang menghubungkan struktur-struktur tersebut.

Musculoskeletal atau biasa disebut dengan skeletal sebagai system rangka ini tersusun dari tulang-tulang dimana tubuh manusia terdiri dari 206 tulang yang menyusun rangkanya. Bagian terpenting dari tulang yaitu tulang belakang karena dalam hal ini tulang melakukan berfungsi sebagai penopang bentuk tubuh manusia. Agar lebih jelas berikut ini uraian mengenai Sistem Musculoskeletal Manusia dan Fungsinya.

Bagian System Musculoskeletal

Berikut ini komponen yang terdapat pada system musculoskeletal yang perlu kita semua ketahui:

1. Tulang

Tulang yaitu suatu jaringan yang begitu ketat, umumnya tulang sering disebut sebagai alat gerak pasif yang terdiri dari jaringan ikat yang hampir 50 persennya adalah air dan sisanya adalah bagian-bagian yang padat. Struktur tulang diselimuti oleh membrane periostreum yang memiliki fungsi untuk memberikan nutrisi pada tubuh.

2. Kartilago (tulang rawan)

Kartilago merupakan jenis tulang rawan yang terdiri dari semua serat yang merekat pada gelatin dan melekat dengan sangat kuat, namun dapat dengan mudah atau fleksibel dalam melakukan gerakannya serta tidak bervasculer. Nutrisi yang ada di tulang rawan melewati proses yakni disebut dengan proses difusi gel perekat yang sampai ke kartilago.

3. Ligamen

Ligamen merupakan seraut serabut yang menyusun jaringan ikat yang bisa digunakan untuk menghubungkan antara ujung tulang dengan mempertahankan stabilitas. Ligamen sering disebut sebagai sumplay yang dapat mempertahankan strukturnya pada jaringan lunak tempat ligamen melekat.

4. Tendon

Tendon merupakan jaringan penghubung yang dapat menghubungkan antara selaput fibrous dengan aperiosteum dimana tendon ini mempunyai ciri-ciri sebagai jaringan fibrous yang padat yang menjadi ujung dari otot yang panjang menempel pada tulang. Selain itu, jaringan ini juga dapat menyelubungi tendon terutama pada bagian pergelangan kaki dan tumit. Tendon memiliki fungsi sebagai penghubung yang menghubungkan jaringan satu dengan yang lainnya serta dapat menjamin pergerakan yang mudah untuk dilakukan oleh tubuh.

5. Fascia

Fascia merupakan jaringan yang terletak dibawah kulit dengan ciri-ciri memiliki jaringan penyambung dengan bentuk longgar, jaringan ini juga dapat disebut sebagai jaringan pembungkus tebal. Dikatakan sebagai jaringan pembungkus tebal karena jaringan tersebut digunakan sebagai pembungkus beberapa macam jaringan seperti otot, saraf dan pembuluh darah.

6. Bursae

Bursae merupakan bagian dari jaringan ikat yang terletak pada kantong kecil yang dapat digunakan bagian atasnya dari organ atau jaringan yang bergerak pada tempat dimana kantong kecil tersebut berada. Kantong kecil tersebut dibatasi oleh membrane synovial yang paling utama cairan sinovialnya. Cairan tersebut berfungsi untuk menjadi bantalan pada bagian-bagian yang bergerak. Contoh bursae adalah tulang dengan kulit dan antara tulang dengan tendon.

7. Jaringan penyambung

Jaringan penyambung atau jaringan ikat mempunyai komponen yang disebut sebagai matriks. Jaringan ikat berfungsi sebagai pembentuk organ-organ bagian dalam seperti, kelenjar limfa, sumsum tulang belakang, serta hati. Selain itu jaringan ini juga berfungsi sebagai penimbun lemak di dalam sitoplasma.

8. Otot

Otot berfungsi sebagai penggerak aktif yang dapat menggerakkan tulang. Otot ini difungsikan sebagai alat yang memiliki kelenturan, karena apabila orang duduk maka otot ini akan mengikuti. Otot memiliki tiga jenis, yaitu otot polos, otot, lurik, dan otot jantung.

Fungsi System Musculoskeletal

System Musculoskeletal Manusia dan Fungsinya akan di uraikan sebagai berikut:

1. Memberikan bentuk tubuh

Adanya system musculoskeletal sebagai pemberi bentuk tubuh pada manusia ataupun hewan. Apabila tidak memiliki bentuk tubuh, maka manusia tidak dapat berjalan ataupun melakukan gerak secara sempurna.

2. Sebagai penyangga berat badan

System musculoskeletal ini membutuhkan tulang belakang yang berperan sebagai penyangga berat badan agar tubuh dapat dengan mudah diatur kesesuaiannya.

3. Tempat penyimpan mineral kalsium serta fosfor

System musculoskeletal tersebut diguanakn sebagai tempat untuk menyimpan kelebihan fosfor dan juga kalsium yang terdapat di dalam tubuh. Jika di dalam tubuh kekurangan kalsium ataupun fosfor maka system ini akan melepaskan mineral yang telah disimpannya.

4. Sebagai pelindung organ penting

System ini juga berfungsi sebagai pelindung organ penting, seperti tulang tengkorak yang melindungi otak, tulang dada yang melindungi paru-paru dan jantung.

5. Sebagai alat gerak pasif

System musculoskeletal akan bergerak apabila adanya gerakan dari luar yang artinya system ini digerakkan oleh komponen lain, seperti otot.

6. Untuk memproduksi sel darah

Di dalam tubuh manusia yaitu sumsum tulang belakang digunakan sebagai tempat untuk pembentukan darah. Istilah yang digunakan yaitu haematopoiesis yang digunakan sebagai tempat untuk pembentukan darah, tepatnya pada tulang pipih seperti tulang dada atau tulang costae.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai System Musculoskeletal Manusia Dan Fungsinya. Ternyata apabila menusia tidak memiliki system musculoskeletal maka tidak akan dapat bergerak karena system ini berperan sebagai pemberi bentuk tubuh. Semoga dapat bermanfaat dan bisa digunakan sebagai bahan referensi.

Baca juga: