Proses Pertumbuhan Tanaman Bunga Matahari Paling Lengkap

Posted on

Proses Pertumbuhan Tanaman Bunga Matahari Paling Lengkap

Proses pertumbuhan tanaman bunga matahari paling lengkap – bunga matahari adalah salah satu jenis tanaman hias lumayan banyak penggemarnya. Bunga tersebut memang unik sekali, yang mana ukurannya besar an berbentuk serupa matahari bisa sebagai salah stau daya tarik tersendiri. Kemudian bagaimana pertumbuhannya sampai jadi bunga yang indah. Berikut ini artikel tentang Proses pertumbuhan tanaman bunga matahari paling lengkap.

Proses Pertumbuhan Tanaman Bunga Matahari Paling Lengkap

Sejarah bunga matahari

Bunga matahari kontemporer akan lecak nenek moyang mereka di tanaman yang dijupai pada situs arkeologi yang asalnya dari 3.000 SM. Sedangkan mereka tumbuh berlimpah di great plains, bunga matahari pertamanya sengaja memang dibudidayakan penduduk alsi amerika sekitar lembah southwest maupun mississippi river menjaid sumber serat, obat dan serat bijian maupun minyak.

Saat para pemukiman dari eropa telah tiba, maka mereka segera mengenali bunga matahari serta mengirimnya kembali di eropa. Disanalah mereka akan berjumpa taman pondok inggris dan lukisan van gosth. Akan tetapi di rusia bunga ini sebagai pertanian khusus. Mereka menyediakan sumber minyak yang dapat dimakan tanpa melanggar hukum dari penyakit serta kandungan minyak tinggi. Di tahun 1960 an amerika serikat mula mempertahankan produksi yang komersial kultivar benih miyak menghasilkan minyak nabati.

Sudah lama dicintai menjadi bagian dari lanksap pedesaan, bunga matahari sudah dipeluk oleh tukang kebun menjadi tanaman hias yang cenderung baru. Menanggapi minat tersebut, peternak yang ada di jerman, amerika serikat dan jepang sudah mengembangkan jenis yang cocok sekali guna kebun rumah.

Nah, setelah mengetahui sejarah dari bunga matahari kemudian simak ulasan di bawah ini tentang pertumbuhannya tanaman bunga matahari.

1. Tahap awal pertumbuhan

Ketika air masuk di dalam biji, maka sejumlah enzim akan mulai aktif jadi bis amenghasilkan beragam reaksi kimia. Kerja enzim tersebut diantaranya : mengaktifkan metabolisme dalam biji dengan mentesis cadangan makanan menjadi persediaan makanan pada waktu perkecambahan melangsungkan diri untuk berkecambah.

2. Perkecambahan

Perkecambahan ialah munculnya plantula (tanaman kecil) dari dalam biji yang termasuk hasil pertumbuhan serta perkembangan embrio. Di dalam perkembangan embrio ketika berkecabah, maka bagian plumula tumbuh serta berkembang sebagai batang, sementara radikula sebagai akar.

3. Pertumbuhan primer

Sesudah dalam fase perkecambahan, kemudian diikuti 3 sistem jaringan meristem primer yang letaknya pada batang dan akar. Di fase inilah tumbuhan akan membentuk akar, lalu batang dan daun. 3 sistem jaringan primer yang bentuknya berikut ini :

• Potoderm : lapisan luar sendiri yang membentuk jaringan epidermis
• Meristem dasar berkembang sebagai dasar yang mengisis lapisan korteks akar antara lain epidermis dan style
• Pertumbuhan primer di bagian akar
• Akar mudah yang keluar terhadap biji segera masuk dalam tanah kemudian membentuk sistem perakaran tanaman. Di bagian ujung akar masih muda ada 4 daerah pertumbuhan berikut ini :

4. Tudung akar (kaliptra)

Tudung akar (klapitra) fungsinya menjadi pelindung dari benturan fisik ujung akar dari tanah sekeliling pertumbuhan. Fungsi lainnya ialah memudakan akar untuk menembus tanah sebab tudung akar lengkap dengan sekresi cairan polisakarida.

5. Meristem

Meristem ialah bagian ujung akar yang selnya selalu melaksanakan pembelahan dengan mitosis. Meristem ada dibelakang tudung akar. Di bagian tumbuhan dikotil, beberapa sel tudung akar rusak dan berganti dengan sel sel baru yang dihasilkan sel sel meristem primer dari perkembangan sel meristem apikal.

6. Daerah pemanjangan sel

Daerah pemanjangan sel letaknya di belakang daerah meristem. Beberapa sel hasil pembelahan meristem tumbuh serta berkembang memanjang daerah tersebut. Kegiatan pertumbuhan serta perkembangan dalam tumbuhan memanjang dari sel sehingga memicu pembelahan sel daerah tersebut sehingga menjadi lebih lambat dibandingkan lainnya. Pemanjangan sel ini perannya penting guna membantu daya tekan akar serta proses pertumbuhan memanjang akar.

7. Daerah diferensiasi

Di bagian daerah tersebut, sel sel ini hasil pembelahan serta pemanjangan akan berkelompok sesuai kesamaan struktur. Sel nya yang mempunyai kesamaan struktur lalu mendapatkan tugas membentuk jaringan khusus.

8. Pertumbuhan primer dalam batang

Pertumbuhan serta perkembangan primer dalam batang mencakup daerah pertumbuhan (titik tumbuh) daerah pemanjangan serta daerah diferensiasi. Meristem apikal ini dikenal dengan nama kuncup. Di dalam kuncup, ada tonjolan daun kecil dan ruas mempunyai jarak pendek sekali sebab jarak intermodus (antarruas) pendek sekali. Pertumbuhan, pembelahan serta pemanjangan sel mengalami dalam intermodus.

9. Pertumbuhan sekunder

Sesudah meristem primer membentuk jaringan permanen lalu meristem sekunder terjadi pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan sekunder hanya mengalami dalam tumbuhan dikotil, yakni pembetukan kambium berwujud kolenkim dan parenkim.

10. Lingkaran tahun di batang dikotil

Bila sel kambium suah membelah di arah luas, maka akan terbentuk sel floem, dan sebaliknya bila sel kambium membelah di arah dalam maka akan terbentuk xilem. Xilem dan juga floem yang membentuk kegiatan kambium dikenal dengan nama xilem skunder serta floem sekunder. Pertumbuhan xilem dan floem ini mengakibatkan batang bertambah besar serta membentuk lingkaran tahun yang berpengaruh dari kegiatan musim penghujan dan musim kemarau.

Nah, itulah pembahasannya tentang Proses pertumbuhan tanaman bunga matahari paling lengkap. Bunga jneis ini memang unik sekali, sebab ukurannya besar dan juga bentuknya serupa dengan matahari sebagai salah satu daya tariknya tersendiri. Tahap-tahap diatas tadi sebenarnya hampir sama dengan proses pertumbuhan bunga lain, misalnya bunga kamboja, tanaman selada air dll. Terima kasihs dan semoga bermanfaat.

Baca juga:

Proses Pertumbuhan Tanaman Bunga Mawar Paling Lengkap

Jaringan Palisade (Jaringan Tiang) pada Daun : Penjelasan Beserta Fungsinya Lengkap