12 Manfaat Biologi di Bidang Industri Makanan dan Contohnya Lengkap

Posted on

Manfaat Biologi di Bidang Industri Makanan Serta Contohnya

Manfaat biologi di bidang industri makanan – manfaat dibidang ini memiliki kemajuan yang sangat cepat. Dengan ilmu biologi melalui berbagai teknik pengembangannya bisa menghasilkan makananan yang banyak. Caranya ialah dengan memanfaatkan beragam jenis bakteri saat proses pembuatannya. Tetapi, bakteri ini bukan jenis bakteri yang berbahaya, melainkan jenis bakteri yang menguntungkan. Pada kesempatan kali ini akan diulas mengenai manfaat biologi di bidang industri makanan.

1. Sebagai proses dalam pembuatan tahu

Tahu ialah makanan yang dibuat dari sari sari kedelai. Guna mengubah sari kedelai jadi tahu dengan memanfaatkan bioteknologi maupun teknologi cloning yang terdapat pada ilmu biologi. Proses penggumpalan tahu ini mendapat pengaruh dari asam cuka. Pengendapan yang dilaksanakan tersebut nanti akan membentuk menjadi tahu.

2. Sebagai proses pembuatan tempe

Tempe ini tidak berbeda pula dengan tahu, yakni dibuat dari bahan dasar kedelai. Hanya saja yang membedakan diantara keduanya ialah proses pembuatannya. Didalam proses pembuatan tempe ini dengan memanfaatkan jamur yang disebut dengan jamur Rhizopus oryzae guna melakukan proses fermentasi. Jamur jenis ini paling aman bila dipakai.

Proses pembuatan tempe bisa dikatakan berhasil apabila permukaannya kedelai sudah mulai terlihat warnanya yaitu putih, hal ini akibat dari tumbuhnya miselia jamur. Sebetulnya proses pembuatan pada tempe ini didalamnya melibatkan banyak jamur. Tetapi, berdasarkan pendapat para ilmuan, aktivitas yang sangat menonjol adalah jamur Rhizopus oryzae.

3. Sebagai proses pembuatan tape

Didalam proses pembuatan pada tape ini memakai bahan dasar singkong. Singkong tersebut dapat berubah menjadi tape sebab adanya proses fermentasi dengan banuan oleh ragi tape (yang kerap dikenal secara bahasa ilmiahnya ialah saccharomyces cerevisiae). Ragi ini dibalurkan di seluruh bagian singkong supaya terjadi proses biologi.

4. Sebagai proses pembuatan kecap

Kecap adalah bahan tambahan yang dipakai pada makanan guna memperkaya rasa manis yang berbeda, sehingga makanan nanti akan terasa semakin nikmat. Kecap ini terbuat dri bahan dasarnya kedelai hitam. Untuk proses pembuatannya pun melewati fermentasi lebih dulu. Fermentasi ini dibantu dengan jamur tempe dengan keadaan suhu sekitar 25-30 derajar celcius, supaya mendapatkan hasil secara maksimal.

5. Sebagai pembuatan yoghurt

Bahan dasar pembuatan yoghurt ini adalah susu murni. Proses pembuatannya melalui proses fermentasi dan dengan memanfaatkan peran dari bakteri Lactobacillus. Proses ini dapat berlangsung dengan baik di susu sekitar 40 derajat celcius dalam kurun waktu 2,5 jam hingga 3,5 jam.

6. Sebagai pembuatan tuak

Proses pembuatan tuak ini kadang banyak memakai pohon nira serta pohon siwalan. Guna menghasilkan tuak secara sempurna harus melewati proses fermentasi lebih dulu. Minuman ini memiliki kandungan alkohol dan masih relative rendah. Fermentasinya dibantu dengan mikroorganisme misalnya seperti saccharomyces cereisiae dan immonas mobilis.

7. Sebagai pembuatan minuman anggur/ whine

Minuman dari hasil fermentasi tersebut dalam proses pembuatannya dibutuhkan bantuan ragi bernama Saccharomyces cerevisiae. Minuman ini paling digandrungi oleh beberapa orang barat yang dipakai untuk sekedar memberikan kehangatan dalam tubuhnya. Minuman ini memiliki kandunfan alkohol sesuai dengan proses pembuatannya. Terdapat juga yang memiliki kadar rendah.

8. Sebagai pembuatan oncom

Oncom adalah bahan makanan yang sekilas mirip dengan tempe. Makanan ini hasil dari fermentasi pada bahan dasar kacang-kacangan. Didalam proses fermentasinya menggunakan ragi atau Saccharomyces cerevisiae. Oncom memiliki rasa yang nikmat, enak dan juga lezat yang mengandung protein lumayan tinggi. Bahannya yang banyak dipakai adalah kacang tanah.

9. Sebagai pembuatan keju

Didalam membuat keju memakai bahan dasar dari susu. Berikutya susu akan melewati proses fermentasi terlebih dahulu. Didalam fermentasi ini mendapat bantuan mikroorganisme seperti bakteri asam laktat (Streptococcus dan Lactobacillus). Bakteri bakteri tadi akan memakan kandungan laktosa yang terdapat pada susu dan merubah laktosa menjadi asam laktat.

10. Sebagai pembuatan nata de coco

Didalam proses pmebuatan nata de coco memanfaatkan teknik bioteknologi konvensional. Bahan dasar yang dipakai ialah air kelapa yang masih segar. Nata de coco merupakan bahan yang kerap dipakai guna tambahan pembuatan minuman segar hasil dari fermentasinya air kelapa dengan cara bantuan mikroba bernama Acetobacter xylinum, yang mempunyai wujud fisik padat (kebanyakan potongan dadu), yang transparan, rasanya manis, warna putih serta yang terpenting ialah memiliki tekstur kenyal.

11. Sebagai pembuatan roti

Roti ialah makanan favorit orang barat yang saat ini paling digandrungi orang orang timur. Didalam proses pembuatan roti ini memanfaatkan proses fermentasi. Sebelumnya adonan roti ini dicampur dengan ragi dengan jangka waktu tertentu sehungga mengalami perubahan bentuk jadi lebih besar dan mengembang. Beberapa gelembung karbondioksida saat proses pembebasan proses fermentasi menjadi penyebab utama pada adonan roti mengalami pengembangan.

12. Sebagai pembuatan brem

Makanan ringan satu ini paling digemari oleh anak anak. Rasanya yang enak serta menimbulkan sensasi dingin ketika pertama kali digigit. Bahan dasar pada pembuatan brem memakai tepung beras dengan cara fermentasi lebuh dulu. Banyak yang berbicara bahwa brem paling baik dalam membantu memperlancar pada aliran darah. Tetapi bila terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan sebab rasanya yang terlalu manis.

Jadi, kesimpulannya dalam artikel tentang manfaat biologi di bidang industri makanan ini, yang diurai secara detail serta dikemas semenarik mungkin, harapannya nanti dapat membantu memudahkan kalian untuk mempelajari dan memahami lebih dalam lagi.

Dengan demikian, mungkin nanti dapat dijadikan sebagai bahan referensi ketika belajar dan juga menambah pengetahuan baru bagi kalian. Semoga bermanfaat!

Baca juga: