Klasifikasi Cumi-Cumi : Ciri, Ordo, Sub Kelas dan Contohnya Lengkap

Posted on

Klasifikasi Cumi-Cumi Secara Umum

Klasifikasi Cumi-Cumi Secara Umum – Cumi-cumi memiliki nama latin Loligi indica yang merupakan salah satu hewan termasuk ke dalam golongan invertebrate atau tidak bertulang belakang, yang termasuk ke dalam kelompok cephalopoda yaitu jenis moluska yang dapat hidup di dalam laut. Dalam bahasa Yunani cephalopoda memiliki arti “kaki kepala” yang berarti bahwa cumi-cumi terpisah dengan kepala dan juga kaki. Banyak yang mengenal cumi-cumi sebagai bahan makanan dengan berbagai variasi masakan, dapat digoreng ataupun di asap yang dihidangkan sebagai lauk ataupun hidangan makanan.

Cumi-cumi mempunyai ukuran yang bervariasi mulai dari ukuran kecil sampai dengan ukuran yang cukup terbilang raksasa. Dulu pernah ditemukan cumi-cumi dengan ukuran panjang 16 meter. Cumi-cumi termasuk dalam kelompok moluska. Filum dari moluska terdiri dari hewan invertebrate yang tubuhnya lunak. Berikut ini beberapa

Klasifikasi Cumi-Cumi Secara Umum yang perlu diketahui

1. Subkelas

Meskipun tergolong dalam hewan invertebrata atau tidak memiliki tulang belakang, beberapa hewan moluska juga ada yang memiliki cangkang. Berdasarkan ada tidaknya cangkang, kelas cephalopoda dapat dikelompokkan lagi ke dalam subkelas-subkelas yang merupakan klasifikasi cumi-cumi, yaitu sebagai berikut.

  • Subkelas Nautilodea
    Subkelas ini memiliki cangkang luar yang berbentuk lurus atau menggulung dengan sutura yang sederhana. Hewan subkelas ini mempunyai dua pasang insang dan nefridia, juga memiliki tentakel panjang. Banyak diantaranya hewan subkelas ini telah punah, namun terdapat beberapa genusnya yang masih dapat ditemui seperti Endoceras dan Nautilus.
  • Subkelas Ammonoidea
    Hewan subkelas ini mempunyai cangkang luar yang menggulung dengan septa dan sutura yang kompleks. Genus dari subkelas ini yang paling terkenal yaitu Ceratites, Scaphites, Pachydiscus.
  • Subkelas Coleoidea
    Hewan yang termasuk ke dalam subkelas ini mempunyai cangkang dalam, yang tereduksi atau sama sekali tidak ada. Cumi-cumi termasuk dalam subkelas ini.

2. Ordo dan subordo

Berikut ini klasifikasi berdasarkan subkelas Coleoida yang terdiri dari lima Ordo, yaitu:

  • Ordo belemnoida, merupakan ordo yang telah lama punah. Cangkangnya berada di dalam tubuh dengan bentuk kotak-kotak.
  • Ordo sepioidea, merupakan ordo yang memiliki bentuk seperti kantung dengan 8 lengan dan 2 tentakel. Memiliki cangkang yang bersepta (jika ada) atau sama sekali tidak memiliki. Salah satu genus yang termasuk dalam ordo ini yaitu Spirula, Sepia, Sepiola, dan lain sebagainya.
  • Ordo theutoidea, cumi-cumi termasuk di dalam ordo ini. Spesies dalam kelompok ini mempunyai tubuh memanjang dengan 8 lengan dan 2 tentakel. Dalam hal ini cangkang disebut sebagai “pen”, memiliki bentuk seperti pisau meruncing di bagian kepalanya.
  • Ordo vampyromorpha, dalam spesies kelompok cumi-cumi yang mirip seperti gurita. Hewan ini mempunyai ukuran tubuh yang kecil dan pada umumnya ditemukan di dasar laut.
  • Ordo octopoda, yang satu ini merupakan ordo dari gurita. Hewan yang mempunyai tubuh bulat dengan 8 lengan.
    Dari kelima ordo tersebut di atas cumi-cumi termasuk ke dalam ordo theutoidea. Ordo ini dapat lagi di klasifikasikan menjadi dua subordo, yaitu Myopsida dan Oegopsida. Myopsida adalah salah satu jenis yang banyak dimanfaatkaan serta ditangkap oleh para nelayan sebaagai bahan makanan. Sedangkan subordo Oegopsida merupakan kelompok cumi-cumi dengan uuran raksasa (giant squid). Selain itu banyak sekali genus dan spesies dalam kedua ordo tersebut. Diketahui terdapat 800 jenis Klasifikasi Cumi-Cumi Secara Umum di belahan dunia.

Ciri-Ciri Cumi-Cumi

Beberapa ciri-ciri secara umum yang dimiliki oleh cumi-cumi adalah:

  1. Mempunyai ukuran tubuh yang bervariasi dari ukuran kecil sampai dengan ukuran yang paling bbesar, Architeuthis yang memiliki ukuran hingga 16 meter
  2. Ukuran cumi-cumi betina lebihbesar dibandingkan cumi-cumi jantan
  3. Perkembangkbiakan cumi-cumi hanya melalui perkembangbiakan seksual dan dengan bertelur
  4. Makanan utama dari cumi-cumi yaitu plankton dan biota laut yang memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan tubuh cumi-cumi
  5. Cumi-cumi memiliki mata dan bertubuh memanjang, berkepala runcing, serta memiliki lengan sebanyak 8 buah dan 2 tentakel.
  6. Dapat berkamuflase dengan lingkungan sekitar
  7. Menyemburkan tinta pekat ketika melindungi diri dari ancaman predator.
  8. Habitatnya dilaut, sebagian besar berhabitat di laut dangkal da nada pula yang di kedalaman laut
  9. Dalam bergerak cumi-cumi mengandalkan system otot yang rumit.

Beberapa Contoh Spesies Cumi-Cumi

1. Loligo sp

Genus jenis ini merupakan genus yang banyak sekali dieksploitasi oleh manusia. Genus loligo banyak ditemukan di perairan samudra atlantik, dengan ciri-ciri umum yakni memiliki 8 lengan dan 2 tentakel, berbadan silinder dan mempunyai sirip memanjang menutupi kepala.

2. Sepioteuthis sp

Seperti halnya genus loliga, genus jenis ini termasuk dalam family loliginidae yang terkenal dengan julukan cumi karang. Ciri khusus yang dimilikinya yaitu memiliki sirip besar membulat yang menyelimuti hamper seluruh kepalanya yang sekilas seperti cuttlefish.

3. Architeuthis sp

Genus ini adalah kelompok cumi-cumi raksasa (giant squid) yang umunya hidup dilaut dalam serta jarang muncul di dekat permukaan. Betina memiliki ukuran tubuh 13 meter sedangkan cumi-cumi jantan berukuran 10 meter. Hanya beberapa nelayan yang sempat melihat kemunculan cumi-cumi genus ini.

Nah, itulah beberapa Klasifikasi Cumi-Cumi Secara Umum yang belum terlalu diketahui oleh banyak orang. Cumi-cumi merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang dan banyak dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan makanan atau sebagai lauk. Semoga dengan uraian tersebut dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga: