Jenis Daun Menjari : Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Posted on

Jenis Daun Menjari : Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Jenis Daun Menjari : Penjelasan dan Contohnya – Daun ini adalah salah satu komponen yang memiliki peran sangat penting bagi tumbuhan itu sendiri. Hal itu dikarenakan daun adalah tempat berlangsungnya fotosintesis. Fotosintesis adalah suatu proses atau langkah untuk menghasilkan atau mengolah makanan pada tumbuhan.

Jenis daun berdasarkan bentuknya, terdiri atas beberapa jenis. Pastinya yang memang memiliki struktur dan fungsi jaringan daun serta bentuk sendiri – sendiri. Salah satu jenis daun yang akan kita ulas pada artikel kali ini adalah mengenai Jenis Daun Menjari : Penjelasan dan Contohnya. Apakah anda sudah pernah mendengar jenis daun yang satu ini? berikut simak ulasannya secara lengkap untuk anda berikut ini.

Jenis Daun Menjari

Daun menjari atau palminervis merupakan salah satu jenis daun yang memiliki tulang daun menyerupai susunan jari-jari tangan. Pada umumnya, daun menjari memiliki ibu tulang daun yang jumlahnya ganjil lebih dari satu. Ibu tulang daun yang terletak paling tengah akan lebih panjang dan lebih besar dibandingkan dengan tulang daun yang berada di sampingnya. Dari ibu tulang daun ini lalu keluar anak-anak tulang daun.

Beberapa contoh daun menjari bisa kita temukan pada tumbuhan-tumbuhan dikotil di sekitar kita, misalnya pada daun singkong, daun pepaya, daun jarak dan jarak pagar, daun ubi jalar, daun kapuk, daun bunga matahari, daun sirih, daun labu, dan daun tanaman melon dan masih banyak lagi. Berikut kami akan mengulas beberapa contoh daun dengan jenis tulang daun menjari secara lengkap.

1. Daun Singkong

Contoh daun menjari yang paling mudah kita temukan misalnya pada daun singkong. Perhatikan susunan tulang daun pada tumbuhan ini, kemudian letakan jari tangan Anda secara terbuka di atasnya. Anda akan melihat susunan tulang daun singkong sama seperti susunan jari Anda.

2. Daun Pepaya

Daun pepaya lebih sering digunakan sebagai bahan baku jamu penambah nafsu makan. Selain itu, ia juga sering dimanfaatkan sebagai lalapan, terutama oleh orang-orang Sunda. Daun dari tanaman yang mempunyai nama latin Carica papaya ini juga termasuk contoh dari jenis daun menjari.

3. Daun Jarak

Daun jarak yang mempunyai nama latin Ricinus communis juga termasuk contoh daun dengan tulang daun menjari. Daun jarak memiliki sedikitnya 3-5 ibu tulang daun yang masing-masing terpencar seperti jari-jari tangan yang terbuka.

4. Daun Jarak Pagar

Tanaman jarak dan jarak pagar merupakan dua jenis tanaman yang berbeda, meskipun begitu keduanya memiliki jenis susunan tulang daun yang sama, yaitu memiliki tulang daun yang menjari.

5. Daun Ubi Jalar

Ubi jalar juga memiliki jenis daun dengan susunan tulang menjari. Dari bagian pangkal daun ubi jalar, akan muncul beberapa ibu tulang daun yang menyebar seperti jari-jari tangan yang sedang terbuka.

6. Daun Kapuk

Contoh daun menjari berikutnya yaitu daun kapuk atau daun randu. Daun yang lebih sering dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan herbal penyakit malaria ini memiliki penampilan fisik yang hampir serupa dengan daun singkong.

7. Daun Bunga Matahari

Bunga matahari adalah tumbuhan dengan sifatnya yang khas yaitu selalu mengikuti arah matahari. Daun tumbuhan ini juga termasuk contoh daun yang bertulang menjari.

8. Daun Labu dan Daun Melon

Daun labu atau waluh juga termasuk contoh dari jenis daun menjari. Daun dari tumbuhan yang termasuk ke dalam keluarga waluh-waluhan seperti timun, melon, paria, semangka, dan lain sebagainya juga termasuk memiliki jenis susunan tulang daun yang sama.

9. Daun Insulin

Tanaman Tithonia diversifolia memiliki daun yang termasuk jenis daun tunggal. Letak daun ini di batang berselang-seling. Panjang daun T.diversifolia ini sekitar 26 hingga 32 cm, dengan lebar kira-kira 15 sampai 25 cm. Bagian ujung dan pangkal daun Insulin tersebut meruncing dan pertulangan daun menyirip.

10. Daun Sukun

Daunnya berbentuk oval panjang dengan belahan daun simetris yang ditunjang dengan tulang daun yang menyirip simetris pula. Panjang daun dapat mencapai 60 cm dan lebar 45 cm. Ujung daun meruncing, tepi daun bercangap menyirip, kadang-kadang siripnya bercabang. Permukaan daun bagian atas halus dan berwarna hijau mengkilap sedang bagian bawah kasar berbulu dan berwarna kusam.

11. Daun Keluwih

Daun-daun keluwih terletak pada cabang atau ranting dengan teratur secara spiral, berjarak antara 2-10 cm. Tangkai daun ranting dengan panjang antara 3-5 cm. daun tebal seperti belulang, kaku, berwarna hijau tua, mengkilat di bagian atasnya dan berwarna hijau pucat serta kasar karena berbulu di bagian bawahnya. Bulu daun keluwih memiliki warna putih yang terletak di atas dan bawah daun tulang daun. Ukuran daun keluwih ini bermacam-macam berkisar antara (30-60) cm x (20-40) cm, memiliki 7-9 lekuk dalam dengan ujung yang menyempit. Pangkal daun utuh, dengan tulang daun yang menonjol.

12. Daun Pare

Tanaman pare berdaun tunggal, bertangkai panjang mulai dari 1,5 sampai 5,3 cm. Kedudukan daunnya berseling, bentuk bulat panjang, helai daun berbagi 5 sampai 7. Pangkal daun berbentuk seperti jantung dengan panjang kurang lebih 3,5 sampai 8,5 cm, lebar 2,5 sampai 6 cm dan berwarna hijau tua. Daun pare juga merupakan salah satu contoh jenis daun menjari.

Itulah ulasan yang bisa kami sajikan dan sampaikan mengenai Jenis Daun Menjari : Penjelasan dan Contohnya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan Anda. Terima kasih.

Baca juga:

Jenis Daun Melengkung : Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Proses Pertumbuhan Tanaman Enceng Gondok Dan Penjelasannya