Jenis Daun Melengkung : Pengertian, Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Posted on

Jenis Daun Melengkung : Penjelasan dan Contohnya Lengkap

Jenis Daun Melengkung : Penjelasan dan Contohnya – Tanpa kita sadari ternyata tumbuhan disekitar kita sesungguhnya sangatlah kaya akan keberagaman. Bahkan dari segi daunnya saja tanaman sudah dibedakan berbagai macam jenis. berikut ini ulasan mengenai Jenis Daun Melengkung : Penjelasan dan Contohnya selengkapnya untuk anda. Silahkan simak simak ulasan berikut ini.

Jenis Daun Melengkung

Daun melengkung atau cervinervis merupakan salah satu jenis daun yang hanya mempunyai satu ibu tulang daun yang membujur dari pangkal hingga ke ujung. Dan anak-anak tulang daunnya melengkung sejajar mengikuti arah ibu tulang daunnya.

Untuk lebih jelasnya mengenai jenis daun melengkung, berikut beberapa contoh dari jenis daun melengkung.

1. Daun Gadung

Contoh daun melengkung yang pertama adalah daun gadung. Gadung merupakan tumbuhan merambat yang menghasilkan umbi beracun. Umbi gadung mengandung sianida tinggi sehingga dapat membuat seseorang yang memakannya mengalami pusing, mual, dan gejala keracunan lainnya. Umbi gadung harus diolah secara tepat dengan cara menghilangkan racunnya terlebih dahulu baru kemudian dapat dimasak menjadi keripik gadung.

2. Daun Genjer

Genjer meruapakan salah satu contoh jenis tumbuhan hidrofit yang mampu melakukan adaptasi morfologi. Tumbuhan genjer hidup di daerah ekosistem air tawar dengan cara mengambang di permukaannya. Genjer mempunyai daun yang lebar dengan susunan tulang daun yang melengkung.

3. Daun Sirih

Daun sirih adalah salah satu jenis daun yang kaya akan kandungan minyak atsiri. Oleh karena itu, sangat wajar apabila daun tumbuhan ini sering dimanfaatkan sebagai obat herbal berbagai jenis penyakit. Daun dengan tulang melengkung ini juga mempunyai suatu kandungan antifungi. Sehingga daun ini juga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pestisida nabati.

4. Daun Gotong Royong

Tumbuhan gotong royong atau biasa disebut rumput merdeka yang mempunyai nama latin Euphorbia hirta adalah salah satu jenis tumbuhan yang mempunyai daun tulang melengkung. Di dalam daun gotong royong terkandung minyak atsiri yang tinggi dan bisa digunakan sebagai obat gatal-gatal ataupun sebagai penyembuh luka.

5. Daun Akasia

Tumbuhan akasia juga mempunyai daun dengan tulang yang melengkung. Di mana anak tulang daun akasia akan bertemu di ujung daun dengan ibu tulang daunnya.

6. Daun Wewean

Tanaman wewean termasuk ke dalam tumbuhan hidrofit. Wewean tumbuh di daerah ekosistem air tawar dan sering menjadi gulma bagi tanaman padi. Daun dari tumbuhan ini juga termasuk contoh dari jenis daun dengan tulang daun melengkung.

7. Daun Waru

Contoh daun melengkung selanjutnya adalah daun waru. Tumbuhan waru adalah tumbuhan pohon yang sering kali hidup di daerah pegungungan. Daun tumbuhan ini melebar dengan satu ibu tulang daun dan beberapa anak tulang daun yang tersusun melengkung terhadap ibu tulang daunnya.

8. Daun Babadotan

Babadotan merupakan sejenis rumput liar yang sering menjadi gulma di lahan milik petani. Tetapi, tumbuhan ini sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan fungisida nabati, karena daun babdotan mempunyai kandungan minyak atsiri yang tinggi. Minyak atsiri dari daun babadotan memiliki aroma seperti bau domba, oleh karenanya daun ini oleh masyarakat Sunda sering disebut dengan nama daun babadotan.

9. Daun Gembili

Tanaman ini termasuk dalam jenis gadung-gadungan atau Dioscoreaceae. Daun tanaman Gembili adalah daun tunggal yang letaknya berselang-seling dan berbentuk menyerupai jantung. Pada pangkal daunnya seringkali terdapat dua duri. Daun ini juga termasuk contoh dari daun melengkung.

10. Daun Sirih-sirihan

Tumbuhan sirih-sirihan merupakan sebuah tumbuhan yang daunnya sangat mirip dengan daun sirih. Tumbuhan sirih-sirihan ada beragam jenis, tetapi yang sering ditemui ada 2 jenis yaitu sirih-sirihan berbatang kayu warna coklat dan sirih-sirihan berbatang putih mirip dengan batang tanaman bayam putih.

11. Daun Lada

Tanaman lada memiliki bentuk daun oval dengan ujungnya berbentuk runcing, daun ini termasuk daun tunggal yang bertangkai dengan panjang tangkai 2-5 cm yang membentuk alur dibagian atasnya. Panjang dari daun lada yaitu sekitar 8 – 20 cm dengan lebar 4 – 12 cm. Daun ini berwarna hijau tua serta berurat 5–7 helai setiap satu bukunya.

12. Daun Eceng Gondok

Eceng gondok (Eichonia crassipe) hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Tingginya sekitar 0,4 – 0,8 meter. Tidak mempunyai batang. Daunnya tunggal dan berbentuk oval. Ujung dan pangkalnya meruncing, pangkal tangkai daun menggelembung. Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau.

13. Daun Kuping Gajah

Daun anthurium crystallinum berukuran besar dan berbentuk hati. Untuk alasan ini disebut Tanaman kuping Gajah. Daun kuping gajah ditopang oleh batang kecil tegak. Warna daunnya hijau tebal disertai dengan tulang daun berwarna putih kehijauan.
Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini memiliki sejumlah daun yang lebat. Ketika tanaman kuping gajah tumbuh besar, tanaman kuping gajah bisa mencapai panjang 20 hingga 40 cm dan lebar 15 hingga 38 cm.

14. Daun Kencur

Pada helaian daun terdapat daging namun tersembunyi didalam tanah, daun ini tumbuh secara mendatar di atas permukaan tanah dengan bentuk besar eliptis atau bulat memanjang. Pada bagian tandan bunganya dapat tumbuh diantara helaian daun yang terdiri dari 4 sampai 12 bunga berwarna putih dengan garis berbentuk violet.

Itulah ulasan yang bisa kami sajikan mengenai Jenis Daun Melengkung : Penjelasan dan Contohnya, semoga ulasan ini bisa bermanfaat dan membantu kalian dalam belajar. Terima kasih.

Baca juga:

Proses Pertumbuhan Tanaman Enceng Gondok Dan Penjelasannya

Jaringan Tambahan pada Daun : Penjelasan dan Fungsinya Terlengkap