Bagian-Bagian Usus Halus Beserta Fungsinya

Posted on

Bagian-Bagian Usus Halus Beserta Fungsinya

Bagian-Bagian Usus Halus Beserta Fungsinya – Usus halus adalah salah satu organ pencernaan manusia yang dapat dikatakan cukup penting. Usus halus terletaak ditengah-tengah antara lambung dan usus besar yang memiliki ukuran panjang sekitar 6 meter. Organ yang satu ini berfungsi dalam menggiling, menghancurkan serta mencerna lalu aktif dalaam menyerap setiap sari dan nutrisi yang sebelumnya berada di dalam lambung. Pada ulasan kali ini kami akan membahas mengenai Bagian-Bagian Usus Halus Beserta Fungsinya yang terbagi dalam beberapa bagian.

1. Usus 12 Jari

Usus 12 jari memiliki ukuran dengan panjang 38 cm, yang didalamnya memiliki dua saluran yang dinamakan empedu dan saluran pancreas.

2. Usus Kosong

Usus kosong berukuran sekitar 1 hingga 2 meter, dimana panjangnya lebih dari usus 12 jari. Pada saat makanan sedang dicerna maka akan dilanjutnkan dan diselesaikan menjadi bentuk yang lebih halus. Tujuannya untuk mempermudah tubuh dalam menyerap sari-sari makanan yang sebelumnya telah dikonsumsi. Cara ini dapat memproduksi zat glukosa, asam amino, glisero, dan asam lemak.

Baca Selengkapnya  4 Bagian Usus Besar - Pengertian dan Fungsinya Lengkap

3. Usus Penyerapan

Bagian ketoga adaah usus penyerapan yang berfungsi untuk menyerap segala jenis nutrisi makanan yang telah dicerna dan mempunyai ukuran dengan panjang 2 hingga 4 meter. Seperti namanya usus ini berfungsi untuk memproses penyerapan makanan yang terjadi di dalam usus halus. Semua makanan yang mengandung nutrisi tersebut nantinya akan diserap oleh usus halus, kemudian diedarkan menuju pembuluh darah melewati pembuluh vena porta hipotika ke dalam janringan ikat.

Terdapat berbegai jenis enzim yang membantu dalam proses pencernaan makanan di dalam usus halus, antara lain sebagai berikut.

• Enzim lipase

Enzim ini berfungsi dalam mengatur, mengontrol dan bertanggung jawab untuk mengubah Trigliserida menjadi asam lemak dan zat gliserol.

• Enzim peptidase

Enzim inilah yang berfungsi dalam bertanggung jawab menatur dan mengubah polipeptida menjadi zat-zat asam amino agar pencernaan dapat dengan mudah dalam emncerna makanan.

• Enzim disakarase

Enzim disakarase bertanggung jawab dalam mengubah dan mengatur zat disakarida menjadi zat monosakarida, sehingga tidak ada kendala apapun pada saat proses pencernaan makanan berlangsung.

• Enzim sukrosa

Enzim pencernaan yang satu ini bertanggung jawab dalam mengubah serta mengatur zat gula dan frukosa agar menjadi zat yang dapat dimanfaatkan bagi tubuh.

• Enzim maltose

Sementara enzim yang satu ini mempunyai kemampuan untuk menysun dan mengubah maltose menjadi zat gula dalam bentuk yang lebih sederhana sehingga tidak mempengaruhi peningkatan kadar gula di dalam darah.

• Enzim entarokinase

Enzim enterokinasi berperan dan bertanggung jawab dalam melancarkan zat tripsinogen yang diproduksi dalam jumlah yang selalu moderat atau stabil di dalam pancreas.

• Enzim erepsin

Enzim erepsin adalah enzim pencernaan yang bertugas menyusun dan selanjutnya mengubah dipepsida menjadi pecahan-pecahan zat asam amino dalam jumlah yang banyak atau tidak terbatas.

Baca Selengkapnya  Sendi : Pengertian, Macam - Macam dan Contohnya Terlengkap

• Enzim lactase

Sedangkan enzim pencernaan yang selanjutnya adalah enzim lactase yang mempunyai kemampuan dalam mengontrol zat laktosa dan bertanggung jawab menyusunnya kemudian dengan cepat diubah dalam bentuk laktosa menjadi gula atau glukosa.

Penyakit yang Berkaitan Dengan Usus Halus

Selain penting dalam mengetahui Bagian-Bagian Usus Halus Beserta Fungsinya dan beberapa enzim yang membantu dalam proses pencernaan. Berikut ini perlu juga kita ketahui mengenai penyakit yang berhubungan dengan usus halus. Ini bertujuan agar kita dapat senantiasa selalu menjaga kesehatan degan pola makan yang teratur dan makanan yang sehat.

1. Kanker usus

Kanker usus terjadi dengan gejala kram perut pada bagian tengah perut kemudian tumbuh benjolan yang semakin membesar setiap harinya. Selain itu, mengalami anemia dan demam yang cukup tinggi yang timbul tenggelam secara berkesinambungan. Pengobatan yang dapat dilakukann dengan melakukan kemoterapi.

2. Tumor karsinoid

Tumor ini mulanya berasal dari sel-sel yang membentuk hormone menjadi lapisan usus halus pada bagian saluran pencernaan yang lain. Gejala awal yang ditimbulkan penyakit ini awalnya, diare, nyeri perut, sembelit, mual, muntah. Apabila tidak segera diobati dapat menyebabkan iritasi dalam usus dan akhirnya menimbulkan luka serta radang.

3. Infeksi usus halus (penyakit tifus)

Tipus dapat terjadi ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri semionelia yang masuk ke dalam mulut kemudian kelambung dan pada akhirnya menetap berkembangbiak dijaringan usus halus. Gejala penyakit ini umumnya perut terasa nyeri, demam, tubuh menjadi lemas, mudah lelah, dan jumlah trombosit akan berkurang. Kondisi ini dapat juga menimbulkan penyakit yang lain, seperti anemia berat.

4. Peradangan usus

Peradangan usus disebabkan karena usus ini mengalami peradangan pada bagian gastrointestinal atau sistem pencernaan yang tidak segera diobati, sehingga menyebabkan usus membusuk dan mengalami luka berat. Gejalanya dapat ditandai dengan nyeri pada perut dibagian tengah, bobot tubuh mengalami penurunan, kelelhan, terserang diare, mual dan demam yang timbul tenggelam. Kondisi penyakit ini dapat ditimbulkan karena merokok terlalu berlebihan dalam keadaan perut masih kosong, selain itu zat kimia yang terdapat pada obat-obatan yang mengandung anti inflamasi non-steroid misalnya antibiotic, aspirin dan lain sebagainya juga dapat menjadi pemicu.

Baca Selengkapnya  3 Pewarisan Sifat Pada Manusia : Pengertian, Macam - Macam dan Contohnya Terlengkap

5. Appendicitis

Penyakit ini akan menyerang bagian usus buntu yang berupa iritasi dan peradangan. Dapat disebabkan karena zat yang ada dimakanan yang dikonsumsi terlalu mengandung gula dan lemak. Gejala yang dapat ditimbulkan berupa demam, sering buang gas, mual, muntah dan nafsu makan menjadi hilang hingga akan mengalami kram perut secara berkesinambungan.

6. Penyakit crohn

Penyakit ini dapat disebabkankarena adanya kanker usus besar, dimana jumlah sel selaput lendir pada usus menjadi pertumbuhan aktif bagi embrio kanker.

Nah, itulah beberapa ulasan Bagian-Bagian Usus Halus Beserta Fungsinya yang dapat kita pelajari untuk menambah wawasan dan semga bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga:

Perbedaan Fungsi Otak Kanan Dan Otak Kiri Manusia

11 Contoh Hewan Porifera Terlengkap Beserta Ciri Dan Penjelasannya