4 Bagian Usus Besar – Pengertian dan Fungsinya Lengkap

Posted on

Bagian – Bagian Usus Besar beserta Fungsinya Lengkap

Bagian – Bagian Usus Besar beserta Fungsinya – Usus besar memiliki beberapa bagian yang setiap bagiannya mempunyai fungsi masing – masing. Usus besar ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan usus kecil. Berikut ini adalah bagian-bagian usus besar beserta fungsinya :

4 Bagian Usus Besar - Pengertian dan Fungsinya Lengkap

Bagian – Bagian Usus Besar beserta Fungsinya

1. Sekum

Sekum adalah bagian usus besar yang menghubungkan antara usus besar dan juga bagian kolon usus besar. Sekum bentuknya seperti kantung kecil. Sekum ini tersambung ke bagian usus kecil dan disambungkan oleh katup. Fungsi sekum pada usus besar adalah berfungsi untuk melakukan penyerapan air dan juga garam yang tersisa di dalam usus ketika pencernaan selesai dan juga penyerapan selesai. Sekum juga memiliki fungsi untuk mencampur cairan dan garam tersebut bersamaan dengan zat pelumas dan juga lendir.

2. Usus Buntu

Meski namanya usus buntu, usus buntu ini juga melekat pada sekum dan merupakan bagian dari usus besar. Usus buntu merupakan tonjolan kecil di dalam usus besar dan dijadikan sebagai anti body di dalam tubuh manusia.

Penyakit usus buntu merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan sehingga usus buntu itu akan terlihat bengkak dan akan juga mengganggu sistem ekskresi pada manusia. Fungsi usus buntu yang perlu kita ketahui adalah sebagai sistem kekebalan tubuh, sehingga dipercaya jika usus buntu diambil sistem kekebalan tubuh manusia akan menurun dan juga berperan sebagai sekresi imunoglobin.

3. Kolon

Kolon merupakan bagian terbesar pada bagian usus besar. Kolon terhubung pada bagian sekum yang terletak pada perut kanan bagian bawah. Kolon terdiri dari beberapa macam yaitu sebagai berikut :

  • Kolon asenden – Kolon yang ada di bagian usus besar dimulai dari kolon asenden. Permulaan usus besar dimulai dari kolon asenden karena kolon itu terletak di dasar perut kanan bagian bawah, kemudian bergerak ke hati. Kolon asenden berakhir di samping hati. Fungsi dari kolon asenden adalah sebagai penyerap air dan juga penyerap nutrisi yang beum sepenuhnya diserap oleh bagian usus halus.
  • Kolon transversum – Kolon ini berhubungan dengan kolon asenden sebab kolon asenden akan mengarah ke bagian kolon transversum. Kolon transversum terletak di bagian kanan perut kemudian ke kiri bagian perut. Kolon transversum juga melekat pada bagian perut. Pelekatan usus besar transversum ini dilakukan oleh sekelompok jaringan yang disebut dengan omentum. Kolon transversum menuju ke bagian bawah limpa dan berakhir pada kolon bernama desenden.
  • Kolon desenden – Kolon ini adalah bagian kolon transversum bagian bawah dan berubah menjadi kolon desenden. Kolon ini letaknya ada di sisi perut bagian kiri. Pergerakan dari kolon desenden berakhir pada kolon sigmoid.
  • Kolon sigmoid – Kolon sigmoid merupakan kolon terakhir yang ada di bagian usus besar. Kolon ini letaknya di sisi kiri bagian bawah perut. Jika dilihat lebih jelas, kolon sigmoid ini akan membentuk huruf S dan tersambung dengan kolon desenden dan juga bagian rektum. Bagian kolon ini dilapisi dengan jaringan masa otot yang kuat sehingga usus memiliki kekuatan untuk mendorong limbah menuju ke bagian rektum.

4. Rektum

Di rektum inilah sisa hasil pencernaan manusia dibentuk dalam feses. Rektum juga akan menyimpan feses tersebut sampai feses tersebut dikeluarkan melalui anus. Rektum ini dilapisi oleh lapisan mukosa yang tebal dan juga terdapat pembuluh darah di dalamnya.

Fungsi rektum adalah berfungsi sebagai penyimpanan sementara limbah pencernaan sebelum dikeluarkan melalui anus. Saat manusia memakan makanan dan berada di sistem pencernaan, makanan itu akan dipecah kemudian nutrisinya akan terserap oleh bagian lambung, usus kecil dan juga usus besar. Saat manusia belum melakukan buang air besar, feses akan tetap berada di bagian rektum sampai akhirnya manusia melakukan buang air besar.

Berikut ini adalah hal-hal yang berhubungan dengan rektum yang ada di bagian usus besar :

  • Rektum tersusun atas dinding otot yang mampu menahan kotoran.
  • Ekspansi yang ada di rektum membuat sinyal yang dikirimkan ke bagian bagian otak untuk menyuruh manusia melakukan buang air besar, serta otot yang ada di bagian dalam rektum dan juga sekitar rektum melakukan pengontrolan terhadap lubang anus.
  • Pada orang dewasa dan juga pada anak-anak mereka bisa melakukan pengontrolan terhadap otot ini sehingga mereka bisa mengontrol otot untuk bisa melepaskan feses dari dubur maupun menyuruh otot untuk melakukan kontraksi menghindari feses keluar dari anus.
  • Rektum memiliki panjang sekitar 13 sampai dengan 15 cm. Rektum dan anus memiliki banyak pembuluh darah sehingga sangat rentan untuk terkena bengkak dan juga meradang.
  • Kanker rektum dan kanker usus besar banyak yang tidak menimbulkan gejala, meskipun menimbulkan gejala, gejala kanker tersebut luput dari perhatian manusia sehingga kanker rektum atau kanker usus besar menjadi penyakit mematikan nomor dua yang diakibatkan oleh kanker.

Fungsi Utama Usus Besar

Berikut ini adalah fungsi utama dari usus besar yaitu :

  1. Penyerapan air, ketika kita makan dan selang 24 jam setelah waktu makan, makanan yang tidak dapat dicerna oleh usus halus akan bergerak menuju ke bagian usus besar.
  2. Penyerap vitamin, usus besar memiliki fungsi menyerap vitamin yang terkandung dalam makanan manusia.
  3. Mengurangi kadar keasaman dan mencegah infeksi
  4. Menghasilkan antibodi, yang fungsinya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Usus besar yang berfungsi utnuk mengahsilkan antibody adalah bagian usus buntu yang tersambung dengan bagian sekum.

Demikianlah ulasan mengenai Bagian – bagian Usus Besar Beserta Fungsi, semoga artikel kali ini bisa menambahkan wawasan bagi pembaca. Terima kasih.

Baca juga: