Apa Contoh Bunga Tidak Lengkap? Jelaskan

Posted on

Apa Contoh Bunga Tidak Lengkap? Jelaskan

Apa contoh bunga tidak lengkap? Jelaskan – bunga adalah modifikasi tunas (daun dan batang) yang bentuk warna atau susunannya sesuai dengan kepentingan tumbuhan. Oleh sebab itu, bunga tersebut mempunyai fungsi menjadi tempat berlangsungnya penyerbukan serta pembuahan yang akhirnya bisa dihasilkan alat perkembangbiakan.


Bunga apa saja yang sudah hilang satu maupun lebih dari 4 bagian penting dianggap tak lengkap. Ada banyak sekali contoh dari bunga tak lengkap, termasuk pula bunga kamboja, bunga kelapa, jagung manis dan sebagian besar rumput.

Klasifikasi Bunga

Menurut kelengkapan bunga sendiri, maka bunga bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  1. Bunga lengkap/ flos complectus yang mempunyai seluruh organ pokok bunga
  2. Bunga tak lengkap/ flos incomplectus yang tidak mempunyai salah satu dari ketiga organ penting bunga

Bunga tak lengkap terdiri dari :

  • Bunga telanjang/ flos nudus yakni bunga yang tidak memiliki petal
  • Bunga jantan/ flos masculus yakni bunga yang tidak memiliki pistilum
  • Bunga betina/ flos femineus yakni bunga yang tidak ada stamen
  • Bunga steril yakni bunga yang tidak ada stamen dan pistilum

Menurut letak bunga, ada 2 jenis bunga yang dibedakan yaitu :

  1. Flos terminalis yakni bunga yang letaknya ada di bagian ujung tangkai, contohnya : bunga jantan jagung
  2. Flos axillaris adalah bunga yang letaknya ada di ketiak daun, contohnya ini adalah kembang sepatu/ hibiscus rosa – sinensis

Menurut alat kelamin yang ada di dalam sebuah bunga, maka ada 3 jenis yang dibedakan, diantaranya :

  1. Hemaprodit yakni bunga yang kelaminnya betina dan jantan
  2. Unisexual, yakni bunga yang kelaminnya tunggal (betina saja atau malah jantan saja)
  3. Steril yakni bunga yang mandul
Baca Selengkapnya  Daun Saga : Pengertian, Deskripsi, Klasifikasi, Manfaat dan Khasiatnya Lengkap

Menurut kelamin bunga di sebuah tanaman maka tanaman dibedakan menjadi berikut ini :

  1. Monoecius yaitu tanaman yang rumahnya satu (di satu tanaman ada bunga betina dan bunga jantan) misalnya seperti zea mays
  2. Dioceus yaitu tanaman yang rumahnya dua (yakni di satu tanaman hanya ada di salah satu kelamin bunga, (bisa kelamin jantan saja atau kelamin betina saja) misalnya seperti buah salak.
  3. Polygamus yakni di satu tanaman ini dijumpai ketiga jenis kelamin bunga yakni bunga betina, bunga jantan, dan bunga banci sekalian. Contohnya : carica papaya.

Menurut tipenya, bunga ini dibedakan menjadi :

  1. Bunga tunggal adalah satu tangkai yang hanya bisa mendukung satu bunga. Bagian bagian bunga tunggal terdiri dari tangkai bunga (pedicellus), kelopak (calyx), dasar bunga (receptaculum), mahkota (corolla), putik (pistil) dan benang sari (stamen). Bunga tunggal dan juga bagian bagian bunga ( canna indica) bunga tungga dan bagian bagiannya lagi bunga canna hybrida.
  2. Bunga majemuk adalah satu tangkai yang mendukung bunga banyak. Bagian bagian dari bunga majemuk terdiri dari ibu tangkai bunga/ pdunculus, daun pelindung bunga majemuk/ bractea, daun tangkai/ bracteola, bunga dan tangakai daun.

Secara garis besarnya, ada 2 jenis bunga majemuk yaitu adalah :

  1. Bunga majemuk yang terbatas, contohnya
    • Monochasium yang terdiri dari monochasium tunggal, bercabang seling dan sekrup
    • Dichasium yang terdiri dari dichasium tunggal serta dichasium majemuk
    • Pleiochasium bunga sabit dan bunga kipas
  2. Bunga majemuk tak terbatas dibagi menjadi dua, yakni :
    • Bunga majemuk disertai ibu tangkai tak bercabang, misalnya seperti : bunga tongkol, ulir, cawan, untai, tandan, bongkol, payung, dan bunga periuk.
    • Bunga majemuk disertai ibu tangkai bercabang, mislanya seperti thyrse, bunga malai, bulir majemuk, malai rata, payung majemuk dan tongkol majemuk.
    Tipe lain dari bunga majemuk ini ialah bunga karangan semu, berkas, cyathium, tukal dan lembing.
Baca Selengkapnya  Tanaman Sereallia - Pengertian, Ciri, Morfologi, Struktur Biji dan Manfaatnya

Fungsi Biologi Bunga

Fungsi biologi bunga ialah organ seksual untuk menjadi wadah menyatukan sel gamet jantan (mikroskopa) dengan sel kelamin betina (makrospora) guna menghasilkan biji. Bunga ialah analhewan baru disadari dengan ilmiah di abad ke-17 di negara eropa. Bunga bunga mempunyai warna cerah fungsinya menjadi pemikat hewan pembantu proses penyerbukan. Beberapa bunga lainnya yang dapat menghasilkan panas maupun aroma yang khas, tujuannya untuk memikat hewan yang membantu penyerbukan.

Bunga juga bisa dianggap menjadi organ untuk bertahan bagi tumbuhan dalam kondisi yang kurang menguntungkan. Beberapa tumbuhan bisa segera membentuk bunga jika terjadi kekurangan air maupun di suhu rendah. Misalnya seperti yang terkenal sekali adalah bunga kertas bougainvilla. Bunga ini bisa mengurangi metabolisme serta jika tumbuhan mati, maka bijinya diharapkan sudah terbentuk menjadi usaha sintasan (survival).

Manusia sudah semenjak lama telah terpikat dengan bunga, terutama yang warnanya warna warni jadi mempunyai arti kultural. Bunga sebagai salah satu penentu dari nilai tumbuhan menjadi tanaman hias. Bunga ialah alat perkembangbiakan generatif tumbuhan berbiji tertutup. Di dalam bagian bunga yang mempunyai berbagai jenis bagian fungsinya masing-masing adalah bagian bunga ini berbeda.

Fungsi bunga sendiri ialah sebagai perantara untuk penyatuan gamet betina dengan gamet jantan. Proses tersebut istilahnya menjadi pembuangan. Banyak bunga yang bergangung angin sebagai penggerak benang sari antara bunga spesies sama. Ada pula yang menggantungkan hewan terutama serangga.

Jadi, untuk menjawab pernyataan Apa contoh bunga tidak lengkap? Jelaskan. sudah kami bahas dengan detail diatas tadi. Dalam mengingat bahwa pentingnya bunga untuk tumbuhan, maka bunga memiliki sifat yang mudah menyesuaikan guna menajlankan fungsinya dalam proses perkembangbiakan. Semoga bermanfaat.

Baca Selengkapnya  Bunga , Karakteristik dan Fungsi Terlengkap.

Baca juga:

Penyerbukan Sendiri, Kenali Bagaimana Bunga Bereproduksi Dengan Sendiri

Manfaat Penerapan Bioteknologi