Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil : Pengertian, Struktur, Fungsi Beserta Perbedaannya

Posted on

Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil Terlengkap

Anatomi daun dikotil dan monokotil – anatomi daun secara umum memiliki warna sebagai salah satu ciri khas pada daun tersebut. Daun ialah bagian dari tumbuhan yang dapat disebut dengan organ paling penting guna mendukung kelangsungan hidup tumbuhan tersebut. Tumbuhan adalah makhluk hidu autotroph obligat yang memenuhi kebutuhannya sendiri memakai energi lewat proses fotosintesis sehingga berubah menjadi energi kimia.

Seperti halnya tumbuhan dikotil, untuk memenuhi kelangsungan hidupnya tumbuhan monokotil pun membutuhkan daun. Hal ini dikarenakan daun mempunyai peran aktif dalam mengubah unsur hara menjadi makanan. Lantas apakah kalian sudah tau perbedaan dari daun dikotil dan monokotil?
Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang anatomi daun dikotil dan monokotil. Berikut ini penjelasannya :

Struktur Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil

Adapun struktur anatominya daun dibedakan menjadi 2, diantaranya :

1. Struktur anatomi daun bagian luar

Daun juga dapat dikategorikan sebagai daun sempurna. Sempurnanya daun ini terbentuk dari 3 bagian berikut : bagian pelepah daun yang dipakai guna menempelnya daun ke batang, bagian tangkai daun yang dipakai sebagai penghubung peleoah daun serta yang bagian terakhir ialah helaian daun tersebut.
Diantara bagian tangkainya daun serta pangkal daun dijumpai hiasan daun penumpu. Daun berwarna hijau adalah hasil dari klorofil.

Klorofil inilah yang membuat warna dun jadi hijau. Klorofil ialah senyawa pigmen yang memiliki peran dalam menjalankan seleksi pada panjang gelombang cahaya kemudian energi yang dipakai didapatkan dari hasil proses fotosintesis.

Selain itu, daun pun memiliki jenis senyawa pigmen yang lain seperti contohnya zat karoten yang bisa menimbulkan warna jingga, lalu zat xantofil yang dapat menimbulkan warna kuning, zat antosianin yang dapat menimbulkan warna merah, biru dan ungu yang dikarenakan PH asam.

2. Struktur anatomi daun bagian dalam

Berikut ini pembahasan tentang struktur anatomi daun yang ada dibagian dalam beserta fungsinya :

  • Epidermis
    Bagian ini adalah sel yang hidup di wilayah terluar daun. Jaringan ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu epidermis atas dan bawah.
  • Jaringan mesofil
    Jaringan ini dibagi jadi 2 bagian yang mencakup jaringan tiang atau dikenal sebagai jaringan palisade serta jaringan bunga karang yang dikenal menjadi jaringan spons. Jaringan tiang memiliki banyak kandungan kloroplas yang dipakai guna membantu proses memasak makanan.
    Ciri ciri yang dapat kita lihat pada jaringan tiang yakni ada di sel sel yang memiliki bentuk silinder serta susunannya terlihat paling rapat. Sementara jarigan bunga karang dapat dilihat lebih berongga bila dibanding pada jaringan tiang. Peran terutamanya yakni dipakai guna tempat penyimpanan seluruh cadangan makanan yang sudah ada.
  • Berkas pembuluh angkut
    Berkas pembuluh angkut dibagi dua bagian yang mencakup pembuluh kayu dan tapis. Pembuluh kayu dikenal menjadi xylem yang memiliki peran dalam mengangkut air serta mineral guna dibawa menuju bagian daun. Sementara pembuluh tapis dikenal menjadi floem yang memiliki peran dalam menyebarkan hasil proses fotosintesis dari bagian daun menuju seluruh bagian tubuh nya tumbuhan guna menunjang pertumbuhan.
  • Stomata
    Stomata memiliki peran menjadi alat respirasi yang akan membantu mengambil gas CO2 yang terdapat di udara bebas kemudian akan dipakai untuk membantu proses dari fotosintesis dengan menghasilkan gas O2. Letak dari stomata sendiri ada di bagian epidermis bawah.

3. Struktur anatomi daun dikotil

Secara umum daun dikotil mempunyai suatu jaringan kutikula yang berfungsi sebagai meminimalisir dari proses terjadinya penguapan pada air lewat permukaan daun. Jaringan kutikula ialah hasil proses penebalan yang terjadi pad azat kutin yang terletak di bagian atas dan bawah permukaan daun.

Perbedaan Mendasar Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil

Berikut ini ialah penjelasan antara anatomi daun dikotil dan monokotil, antara lain :

  1. Daun dikotil dijumpai pada bagian mesofil yang berada di antara bagian epidermis atas dan lapisan epidermis bawah serta permukaan atas daun. Sementara daun monokotil dijumpai bagian mesofil yang berada di bagian cekungan antara urat dengan daun.
  2. Untuk daun monokotil berada di stomata yang dapat dijumpai dengan berderet diantara bagian urat daun. Sementara daun dikotilnya, stomata bisa dijumpai di bagian permukaan atas dan permukaan bawah daun.
  3. Memiliki dua lapisan daun monokotil yang berada di bagian permukaan bawah dan permukaan atas daun. Sementara satu lapis pada jaringan epidermis ini dijumpai pada daun monokotil yang ada pengecualian dalam tanaman karet.

Fungsi Utama Daun

Pada umumnya, daun mempunyai peran dan berandil menjadi bagian dari tumbuhan, yaitu sebagai berikut :

  1. Dapat disebut menjadi alat reproduksi yang sifatnya vegetative. Misalnya seperti contoh dijumpai dalam tanaman cocor bebek yang perkembangbiakannya lewat tunas daun.
  2. Daun dipakai menjadi tempat gutasi
  3. Daun dipakai sebagai pendukung terjadinya proses transpirasi
  4. Daun memiliki bagian yang dikenal dengan nama stomata guna dipakai menjadi organ respirasi.
  5. Daun dipakai menjadi tempat kegiatan memasakan makanan atau fotosintesis. Untuk jaringan parenkim palisade terkadang dipakai untuk proses fotosintesis tumbuhan dikotil. Semenatara untuk jaringan spons dipakai menjadi tempat fotosintesis tumbuhan monokotil.

Jadi, kesimpulan yang dapat kita ambil dari artikel ini mengenai anatomi daun dikotil dan monokotil bahwa keberadaan diantara keduanya ini masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri. Dengan adanya artikel ini semoga dapat memudahkan kalian dalam mempelajari bahan dikotil dan monokotil. Terima kasih.

Baca juga: