8 Penyakit Tulang Belakang dan Penyebabnya

Posted on

8 Penyakit Tulang Belakang dan Penyebabnya

8 Penyakit Tulang Belakang dan Penyebabnya – Untuk dapat bergerak aktif, manusia memiliki sistem gerak yang cukup kompleks. Sistem gerak pada hewan vertebrata, termasuk manusia, berupa alat gerak aktif dan pasif. Alat gerak pasif manusia adalah tulang dan digerakkan dengan mekanisme kerja otot. Seiring waktu, tulang belakang dapat mengalami stress, trauma, ataupun luka yang menyebabkan rasa nyeri dan berkurangnya fungsi pada tulang belakang. Beberapa penyakit tulang belakang antara lain:

1. Spina Bifida

Spina bifida yaitu penyakit bawaan dengan ciri tulang belakang dan membran sekitar sumsum tulang tidak tertutup dengan baik. Ada tiga jenis spina bifida yaitu:

  1. Spina bifida okulta – penyakit ini merupakan jenis yang paling ringan. Pada penyakit ini lapisan luar beberapa vertebrae tidak tertutup namun lubang yang terbentuk sangat kecil sehingga tidak ada sumsum tulang yang keluar. Penderita spina bifida okulta biasanya hanya mengalami gejala kecil seperti tumbuh rambut, tanda lahir, atau cekungan.
  2. Meningokel – Penyakit ini merupakan bentuk spina bifida yang paling jarang terjadi. Pada penyakit ini membran tulang belakang menyusup diantara vertebrae, sehingga terbentuk kista yang berisi cairan spinal yang biasanya terjadi pada daerah renggang antara tulang belakang.
  3. Mielomeningokel – penyakit ini merupakan penyakit spina bifida yang paling sering. Penyakit ini saraf dan ujung sarafnya terbawa dalam kista dan tulang belakang yang terbentuk biasanya tidak lengkap jumlahnya. Akibatnya sangat fatal pada manusia, seperti kelumpuhan dan gangguan saraf lain.
Baca Selengkapnya  Struktur Otot Jantung

2. Sindrom Klippel-Feil

Sindrom Klippel-Feil yaitu penyakit langka turunan memiliki ciri dua dari vertebrae pada tulang leher saling bergabung. Akibatnya tulang leher menjadi kaku dan sulit untuk digerakkan. Gejala yang paling mudah dilihat adalah pendeknya tulang leher dan kekakuan pada bagian leher dan tulang punggung. Penderita sindrom ini beresiko mengalami kelainan pada tubuh seperti jantung, alat reproduksi manusia, otak, otot dan sumsum belakang. Kelainan jantung yang dialami penderita ini dapat berakibat pada kematian dini. Kondisi ini hampir mirip dengan kelainan jantung akibat gigantisme.

3. Herniasi Diskus Degeneratif

Herniasi diskus degeneratif yaitu penyakit akibat diskus invertebralis kehilangan elastisitasnya. Kondisi ini bisa terjadi secara normal akibat penuaan. Gejala yang sering dialami oleh penderita ini adalah nyeri leher, nyeri bahu yang menjalar, dan kesulitan dalam menggerakkan tangan atau kaki. Kasus yang parah ialah dapat terjadi tonjolan tulang, yang mengakibatkan ruang saraf menyempit dan beresiko terkena gangguan persendian pada manusia.

4. Stenosis

Stenosis adalah kondisi yang terjadi saat penyempitan jarak antara vertebrae yang menyebabkan adanya tekanan pada sumsum tulang belakang dan saraf. Stenosis dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  1. Penuaan – seiring dengan waktu, ligamen dan persendian pada manusia akan kehilangan kemampuan elastisitasnya. Ini menyebabkan jarak antar tulang menyempit.
  2. Artritis – ada dua jenis penyakit artritis yang dapat menyebabkan stenosis tulang belakang, yaitu asteoartritis dan artritis reumatoid.
  3. Keturunan – sifat sifat keturunan seperti lahir dengan tulang belakang yang berjarak kecil dapat menyebabkan stenosis pada usia remaja
  4. Tumor pada tulang belakang – tumor yang letaknya dekat dengan tulang belakang dapat mengakibatkan sempitnya jarak antar tulang belakang atau tulang bergeser dari kondisi normal.
  5. Trauma – penderita stenosis dapat diakibatkan oleh cidera yang terjadi karena jatuh atau kecelakaan.
Baca Selengkapnya  8 Penyakit Tulang Belakang Dan Penyebabnya Terlengkap

5. Ankylosing Spondylitis (AS)

AS ialah salah satu jenis artritis yang terjadi akibat peradangan yang lama pada sendi di tulang belakang. Penyebab penyakit ini masih belum ditemukan namun ada beberapa pendapat menyatakan penyebab AS melibatkan faktor keturunan dan lingkungan. Penyakit ini juga melibatkan penyakit autoimun yang menyerang tulang belakang.

6. Kifosis

Kifosis disebut juga sebagai kelainan tulang belakang bagian atas yang terlalu membungkuk kedepan akibat sikap duduk yang salah. Namun penyebab kifosis bukan hanya itu saja. Secara medis, kifosis adalah kondisi punggung atas yang mengalami pembengkokan belebihan. Faktor yang menyebabkan kifosis antara lain:

  • Kebiasaan sikap tubuh, seperti duduk terlalu membungkuk, mengangkat benda- benda berat dapat mengakibatkan pembengkokan tulang belakang berlebihan.
  • Bentuk vertebrae yang abnormal, yang akibatnya tulang punggung yang terbentuk menjadi lebih bengkok
  • Pembentukan tulang belakang yang abnormal saat janin
  • Penuaan
  • Cidera tulang punggung
    Penanganan pada kifosis biasanya tidak perlu operasi. Penanganan yang sering dilakukan adalah dengan cara menggunakan penopang tulang untuk mengembalikan postur tubuh.

7. Skoliosis

Skoliosis merupakan kondisi abnormal tulang belakang yang berbengkok ke samping. Cirinya yaitu tinggi bahu kanan dan kiri tidak sama, pembengkokan tulang sangat terlihat jelas, perbedaan panjang kaki. Gejala yang sering dialami penderita ini adalah nyeri punggung dan kesulitan berjalan. Penyebab skoliosis antara lain:

  • Cerebral palsy – kondisi yang berkaitan dengan kerusakan otak
  • Distropi otot – kondisi kelainan pada otot yang menyebabkan kelemahan otot
  • Sindrom marfan – kelainan yang berkaitan dengan jaringan ikat
  • Perkembangan abnormal saat dalam kandungan

Untuk penderita skoliosis pada anak-anak penanganan yang dilakukan adalah penggunaan penopang badan dan operasi untuk mengembalikan bentuk tubuh yang normal. Sedangkan untuk dewasa hanya diberi pengobatan untuk meredakan nyeri.

Baca Selengkapnya  Jaringan Hewan Dan Manusia - Pengertian, Struktur Dan Fungsinya Lengkap

8. Lordosis

Lordosis adalah lekukan abnormal pada bagian lumbar dan servikal tulang belakang. Penyebab lordosis hampir sama dengan kifosis. Sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan sikap tubuh yang buruk seperti pada latihan yang salah yang dilakukan penari. Penanganan yang biasa dilakukan adalah penggunaan penopang dan mengurangi latihan fisik yang membebani bagian lumbar.

Itulah pembahasan tentang 8 Penyakit Tulang Belakang dan Penyebabnya. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Sistem Hormon pada Mamalia

Bagian Paru-Paru Pada Manusia