6 Contoh Hewan Amfibi Selain Katak : Pengertian, Ciri dan Pengelompokannya Lengkap

Posted on

Contoh Hewan Amfibi Selain Katak

6 Contoh Hewan Amfibi Selain Katak – hewan yang mempunyai kemampuan untuk bisa hidup di 2 alam atau tempat biasa disebut dengan hewan amfibi. Hewan amfibi biasanya banyak ditemukan di wilayah yang lingkungannya lembab dan berair dan menjadi salah satu bagian dari keanekaragaman hayati di Indonesia.

Ciri Ciri Hewan Amfibi

Berikut ini ciri – ciri dari hewan amfibi adalah sebagai berikut :

  • Mampu hidup di 2 alam.
  • Memiliki kulit yang selalu basah.
  • Tidak memiliki sisik.
  • Melalui metamorfosis sempurna. (beberapa ada juga yang tidak).
  • Memiliki alat pernafasan khusus diantaranya insang ketika larva dan paru – paru saat dewasa.
  • Memiliki 3 bagian tubuh yaitu 2 serambi dan 1 ventrikel.
  • Berkembang biak dengan cara ovipar.

Kelompok Hewan Amfibi

Jika, ada hewan yang memiliki ciri tersebut maka dapat diketahui, bahwa hewan tersebut adalah hewan dari golongan hewan amfibi. Tetapi, banyak yang mengira hanya katak yang merupakan hewan amfibi, padahal ada hewan lainnya yang juga golongan hewan amfibi. Pada artikel kali ini, akan membahas secara singkat tentang 6 Contoh hewan amfibi selain katak, sebelum masuk kepembahasan, akan dijelaskan secara singkat beberapa kelompok amfibi. Berikut ini adalah beberapa kelompok amfibi yaitu:

  1. Ordo Caudata atau Urodela
    Pada kelompok Urodela, yaitu kelompok dari hewan amfibi yang mempunyai bentuk tubuh yang mirip dengan kadal. Hewan ini memiliki bagian tubuh kepala, ekor, dan badan. Pada hewan ordo caudata atau Urodela biasanya mempunyai alat pernafasan berupa insang ketika masih larva dan kemudian menjadi paru-paru. Contoh hewan yang termasuk ke dalam ordo ini adalah salamander raksasa Megalobatrachus japonius, Axolotl,dan Newt.
  2. Ordo Salientia (Anura)
    Pada ordo ini adalahkelompok hewan amfibi yang pada perawakannya yakni tidak memiliki ekor. Pada hewan ini memiliki ciri khas pada gerakan lompat yang baik. Pada saat menjadi berudu, hewan ini akan melakukan bernapas dengan menggunakan insang. Pada hewan yang telah dewasa akan melakukan bernapas dengan menggunakan paru-paru. Pada hewan amfibi dalam ordo Salientia diketahui bahwa tidak memiliki bagian tubuh leher. Pada bagian kepala dan badan akan menyatu. Pada kaki memiliki ukuran yang lebih pendek. Bagian kepala dan badan menyatu. Hewan ini juga melakukan metamorfosis dengan sempurna. Pada hewan ini kemudian akan melakukan pembuahan secara eksternal. Contoh hewan amfibi dalam kelompok ini yaitu katak bangkong (Bufo terrestris) dan katak hijau (Rana pipiens).
  3. Ordo Apoda (Gymnophiona)
    Hewan pada Ordo Apoda termasuk ke dalam kelompok amfibi yang mempunyai bentuk menyerupai seperti cacing. Hewan amfibi ini diketahui tidak memiliki kaki. Pada hewan ini ditemukan tentakel pada bagian hidung dan mata. Hewan ni memiliki kulit yanng lunak seperti anak ular. Pada bagian mata tampak kelopak. Hewan ini juga berkembangbiak dengan cara ovovivipar. Contoh dari hewan ordo Apoda yaitu Ichthyosis glutinosus dan Caecilian.

6 Contoh Hewan Amfibi Selain Katak

Berikut beberapa hewan yang ada di dalam Ordo Apoda :

  1. Andrias davidianus atau Salamander Raksasa Cina
    Salamander Raksasa Cina bukan merupakan contoh hewan annelida. Salamander yang satu ini merupakan salamander yang memiliki tubuh yang paling besar di dunia dari salamander lainnya. Hewan ini panjangnya dapat dapat tumbuh 165 cm. Diketahui, bahwa hewan amfini ini sebagai jenis hewan yang berasal dari Cina. Salamander tersebut juga memiliki bagian tubuh yang memiliki bagian kepala yang besar. Pada bagian mata terdapat ukuran yang kecil. Pada bagian kulit tampak gelap dengan bagian kulit yang berkerut – kerut. Pada jenis ini memiliki habitat di aliran air dengan suhu yang dingin. Misalnya di daerah pegunungan. Jenis ini akan memakan serangga, hewan kodok dan ikan – ikan kecil. Akan tetapi bagian mata salamander ini tidak memiliki fungsi yang cukup baik.
  2. Plethodon cinereus atau Salamander Punggung Merah
    Salamander jenis ini memiliki bagian punggung yang berwarna merah. Hewan salamander ini akan mendiami daerah di lereng hutan yang berada di Amerika Utara. Salamander dengan punggung merah ini juga banyak ditemukan di daerah kanada.
  3. Rhyacotriton Variegatus atau Southern Torrent Salamander
    Hewan ini adalah jenis hewan endemik yang berasal dari Amerika Serikat. Ukuran pada hewan ini sekitar 4,0 hingga 6,2 cm. Pada bagian moncong salamander hingga ekor terbagi menjadi bagian kepala, badan, dan ekor. Pada habitat salamander banyak menempati daerah hutan subtropis, daerah sungai, dan daerah yang dekat dengan sumber air tawar.
  4. Ambystoma sp atau Mole Salamander
    Pada Mole Salamander adalah hewan yang diketahui sebagai salamander endemik yang berasal dari Amerika Utara. Hewan ini juga berasal dari Ambystomatidae. Jenis salamander ini banyak di jadikan hewan peliharaan.
  5. Salamander Asia
    Salamander ini diketahui sebagai salamander yang primitif. Hewan ini banyak ditemukan di seluruh Asia. Hewan ini juga memiliki hubungan erat dengan keluarga Cryptobranchidae. Hewan ini berasal dari subordo Cryptobranchoidea. Pada hewan kadal lain memiliki kemampuan untuk berkembang biak dengan cara internal.
  6. Sesialia atau Apoda
    Hewan Sesilia adalah hewan yang banyak ditemukan di daerah hutan. Hewan ini juga banyak ditemukan di dekat sumber air. Hewan sesilia merupakan hewan yang menyerupai cacing dengan ukuran yang besar seperti anak ular. Banyak orang jawa menyebutnya ulo duwel. Hewan ini juga banyak ditemukan di daerah Asia Tenggaara. Hewan sesilia memiliki kloaka.

Demikianlah pembahasan singkat tentang 6 Contoh Hewan Amfibi Selain Katak yang kami tulis. Semoga bisa memberikan wawasan lebih dalam memahami hewan amfibi. Terima kasih.

Baca juga: